Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Salah Satu Siswa SMA PGRI Likupang Pertanyakan Bantuan PIP Yang Di Minta Oknum Guru Uang Tunai Sebesar Rp.250.000,-

Banner IDwebhost

RealitaJayaSakti.com, Minahasa Utara II Berdasarkan informasi dari salah satu Siswa SMA PGRI Likupang yang ada di Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara, bahwa dimana pada tahun 2021 telah menerima bantuan PIP. Jumat, (24-6-2022).

Awak media ketika mendapat informasi dari salah satu siswa SMA PGRI Likupang an F.M yang ada di Desa Batu langsung menuju untuk konfirmasi.

Hal tersebut di benarkan oleh siswa an F.M pada tahun 2021 telah menerima bantuan PIP, yang di terima di salah satu Bank yang ada di Airmadidi.

Pada waktu penerimaan bantuan PIP dengan uang tunai sebesar Rp.1.000.000,- yang di terima langsung oleh Siswa an F.M dan Oknum Guru an M.R langsung meminta sejumlah uang sebesar Rp.750.000,-, menurut Oknum Guru an M.R uang Rp.500.000,- di potong untuk bayar uang sekolah dan Rp.250.000,- untuk bayar sewa Mobil Pribadi untuk pengambilan Bantuan PIP.

Baca Juga :   Personel Propam Polda Banten Lakukan Pendamping Dalam Pengamanan Unras di KP3B

Pada waktu di konfirmasi Awak Media Siswa an F.M menyampikan

“Pada tahun 2021, saya menerima bantuan PIP di salah satu Bank yang ada di Airmadidi sebesar Rp.1.000.000,- kemudian Mner langsung meminta uang sejumlah Rp.750.000, yang katanya uang Rp.500.000,- untuk pembayaran uang Sekolah dan Rp.250.000,- untuk partisipasi for Orang Bank”. Tegas ucap F.M

Kemudian Awak Media langsung konfirmasi dengan Oknum Guru an M.R. membenarkan bahwa telah meminta uang sejumlah Rp.750.000,- dan menjelaskan ke Awak Media uang tersebut Rp.750.000,- untuk Rp.500.000,- untuk Pembayaran uang Sekolah dan Rp.250.000,- untuk transportasi untuk pengambilan Bantuan PIP di Salah satu Bank yang ada di Airmadidi.

Oknum Guru an M.R menyampikan Siswa yang menerima Bantuan PIP ada Lima Siswa. Uang yang di minta oleh Oknum Guru Rp.250.000,/Siswa di totalin Lima Siswa Rp.1.250.000,- menurut Oknum Guru M.R uang Rp.1.250.000,- untuk sewa mobil pribadinya yang katanya perhari Rp.400.000,- Selama tiga hari.

Baca Juga :   Rapat Tindak Lanjut Penyitaan dan Penilaian Barang Jaminan Debitur Atas Nama Group Texmaco

Hal tersebut dijelaskan Siswa an F.M, bahwa tidak ada pembicaraan untuk uang setiap Siswa di minta Rp.250.000,- dan tidak ada kesepakatan/pembicaraan mobil pribadi dari Oknum Guru untuk disewa perhari, dan hanya dua hari, hari pertama pengambilan Bantuan sudah tidak sempat karena Bank sudah mau tutup nanti di hari kedua baru di terima Bantuan PIP tersebut, jadi menurut Siswa tidak seperti di katakan Oknum Guru an M.R tiga hari untuk pemakaian Mobil.

“Pertama saya tidak tau kalu mau di minta uang Rp.250.000,- nanti pas sudah di terima uang tunai baru diminta dan Tidak ada kesepakatan/pembicaraan untuk menyewah Oto pribadi dari Mener, Mner hanya menyampikan nanti Mner yang moantar pigi ba trima Bantuan tersebut. Dan pada waktu itu cuma dua hari hari pertama tidak sempat karena Bank sudah mau tutup nanti hari ke dua baru trima Bantuan tersebut jadi hanya dua hari bukan tiga hari”. Ucap F.M

Baca Juga :   Jelang Wasrik Tim Post Audit, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Sinkronisasi Data Progjagar

(Athar Lauma)

 

 

Banner IDwebhost Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan