Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Petugas Gabungan Di Blora, Pantau Harga Sembako Dan Ingatkan Warga Waspada Upal Jelang Nataru

Banner IDwebhost

Realita Jaya Sakti,Blora-Menjelang Perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 yang tinggal hitungan hari, Polres Blora Polda Jawa Tengah telah mengambil beberapa langkah strategis.

Tidak hanya terkait dengan upaya persuasif dalam hal keamanan dan ketertiban dibarengi dengan langkah menekan pencegahan penyebaran Covid-19 tetapi juga aspek lainnya.

Terkini, jajaran Polres Blora bekerja sama dengan Kodim 0721 dan Pemkab Blora aktif memantau ketersediaan bahan pangan serta perkembangan kenaikan harga sembako dipasaran.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kenaikan harga maupun permainan para spekulan yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kelangkaan barang menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Tak hanya itu, petugas gabungan di Blora juga intensif mengingatkan warga agar waspada terhadap peredaran uang palsu menjelang Nataru.

Seperti yang dilakukan oleh petugas gabungan di wilayah kecamatan Blora yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman Polsek Blora Bripka Achmad Nur Kholik bersama Babinsa Koramil Peltu Sunarto dan Kepala Kelurahan Kauman Uki Martin Andhana,SE,M.Si melakukan pemantauan harga sembako di kawasan pertokoan di jalan Gatot Subroto Blora, Kamis, (02/12/2021).

Baca Juga :   Satgas Kodim Yonif Raider 408/SBH Berikan Layanan  Kesehatan Masyarakat Papua.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasi Humas Iptu Budi Yuwono mengatakan, pada dasarnya kegiatan tersebut untuk mengantisipasi pelanggaran maupun kejahatan yang terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Salah satu tugas Polri adalah menjamin Kamtibmas yang kondusif, menjelang, pada saat, hingga pasca Nataru. Pengecekan harga sembako dipasaran untuk memastikan bahwa tidak ada kelangkaan barang, serta aksi para spekulan yang dapat merugikan masyarakat.” ujar Iptu Budi Yuwono.

Masih kata Iptu Budi Yuwono, Polres Blora tidak akan segan menindak tegas para spekulan yang sengaja menimbun sembako sehingga terjadi kenaikan harga untuk mengeruk keuntungan pribadi yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Selain di kawasan kota Blora, di wilayah pedesaanpun, petugas TNI Polri aktif melakukan pantauan. Seperti di kecamatan Jiken, Bhabinkamtibmas dan Babinsapun ikut melakukan pemantauan stok sembako dan harga pangan di pertokoan tradisional. Salah satunya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Ketringan Polsek Jiken Bripka Nyamat Ari Widodo dan Babinsa Serka Sutoyo.

Baca Juga :   Polsek Cepiring dihari Bhayangkara Ke 76 Bagikan Sembako Pada Tukang Becak

Dari pantauan petugas di lapangan, harga sembako di Kabupaten Blora saat ini masih relatif stabil dan tidak ditemukan kenaikan harga yang signifikan.

Adapun pantauan harga seperti beras berada pada kisaran Rp 10.950, minyak goreng kisaran Rp. 18.000, tepung terigu kisaran Rp 7500, gula kisaran Rp. 11.900,

Bawang Merah kisaran Rp 13.000, Bawang Putih kisaran Rp. 20.000, Cabai Merah kisaran Rp 30.000 serta Cabai Rawit kisaran Rp. 28.000 dan Cabai Ijo kisaran Rp 13.000.

“Harapan kita semua, menjelang Nataru harga tetap stabil dan stok masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Dan kepada mereka, kita imbau agar waspada terhadap peredaran uang palsu menjelang Nataru,” pungkas Iptu Budi Yuwono.

Baca Juga :   Amanat Kasad, TNI AD Akan Terus Dukung Program Pemerintah

(Red_ari)

Banner IDwebhost Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan