Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Peremas Payudara Wanita Dijalanan Akhirnya Berakhir Di Penjara

Banner IDwebhost

RealitaJayaSakti,Klaten – F.I.S (31 tahun) seorang pekerja bangunan warga Dukuh Buntalan, Desa Buntalan, Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah harus mendekam di penjara akibat berkali-kali mencari kepuasan hawa nafsunya dengan meremas payudara wanita saat berkendara.

Hal ini di sampaikan Kasat Reskrim Polres Klaten A.K.P Guruh Bagus Edy Suryana melalui Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Abdillah S.H, M.H dalam jumpa pers di Mapolres Klaten, Rabu (2/12/2021).

Modus operandinya, pelaku F.I.S dengan menggunakan kendaraan motornya selalu mendekat rapat pada sasaran korban. Setelah kendaraan pelaku berdekatan, pelaku langsung melayangkan tangan kirinya untuk meremas payudara korban beberapa saat dengan waktu singkat. Setelah itu tancap gas kabur.

Dari salah satu korban peremasan payudara yaitu atas nama inisial V.T.H (38 tahun), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Dukuh Kahuman, Desa Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah. Ibu rumah tangga tersebut menjadi korban tangan bejadnya F.I.S pada hari Minggu (31/10/2021) sekitar pukul 09.21 WIB di jalan Kemangi Kelaseman, Desa Tonggalan, Klaten Tengah,Klaten. Tepatnya di depan Gereja GKJ Kabupaten Klaten.

Baca Juga :   Sat Reskrim Polres Kendal Ungkap Kasus Penipuan Berkedok Jual Beli Ruko

Dari kejadian tersebut, korban melaporkan kepada pihak yang berwajib. Dan selanjutnya Tim Unit IV PPA bersama Sat Reskrim Polres Klaten ,melaksanakan penyelidikan. Dengan mendatangi lokasi, memeriksa cctv dan saksi-saksi. Setelah mendapatkan data yang akurat dan lengkap, petugas menuju tempat tinggal pelaku, dan menangkap F.I.S disekitar rumahnya,di RT 002/008 Buntalan, Klaten Tengah, Klaten. Selanjutnya pelaku serta barang bukti diamankan petugas di Mapolres Klaten, Jawa Tengah.

Dari keterangan pelaku, sudah melakukan kurang lebih sebelas kali peremasan payudara dengan berkendaraan di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
“hanya mencari kepuasaan dan ada kepuasaan tersendiri dengan meremas payudara ” kata pelaku.

Dari perbuatanya, pelaku dijerat pasal 289 KUHP Subsider 381 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun.

(Bang Je)

Banner IDwebhost Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan