Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Lapas Narkotika Purwokerto Ikuti Perayaan Paskah Secara Vitual dari Kemenkumham RI

Banner IDwebhost

REALITAJAYASAKTI.COM, BANYUMAS – Perayaan Paskah yang dilaksanakan secara Virtual oleh Jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI) diikuti oleh Kabag TU Sariany Nababan beserta pegawai lapas narkotika kelas IIB Purwokerto, yang beragama Kristen dari rumah masing – masing. Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM RI9 Yasonna Hamonangan Laoly dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard SP Silitonga selaku Ketua Oikumene beserta jajaran dan dipimpin oleh Pendeta Rabrab, Jum’at (22/04/2022).

Sebelum memulai Ibadah Paskah, seluruh peserta diajak menyanyikan sebuah lagu pujian dengan judul “Hari Ini Kurasa Bahagia”, lagu tersebut mengajak kita untuk selalu bahagia dan bersyukur karena dapat berkumpul dengan saudara seiman untuk melaksanakan Ibadah Paskah.

Perayaan Paskah ini diselenggarakan oleh Oikumene Pusat yang bertempat di Aula Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Gedung Sentra Mulia Lantai 18 yang bertemakan “Tak Terpisahkan dari Kasih Allah” dan mengutip ayat Alkitab dari Roma 8:31-39 dengan judul “Keyakinan Iman”.

Pada kesempatan berkotbah, Pdt. Luther Zwingli Raprap mengatakan, “Pada jaman Kaisar Nero, seorang kaisar yang kejam melakukan pembantaian kepada umat kristiani. Jaman dimana kesusahannya para umat Kristiani. Apakah kesusahan seperti jaman itu dan jaman sekarang seperti Covid-19, kenistaan, ketelanjangan ataupun kelaparan ataupun kuasa manapun tidak ada yang bisa memisahkan kita dari Kasih Kristus.

Baca Juga :   Publik Diharap Tertib Dalam Kasus Yang Menimpa Keluarga Irjen Ferdy Sambo

“Tidak ada satu kuasa apapun yang dapat memisahkan kita dari Kasih Allah karena keberpihakan Allah adalah buktinya”, katanya.

Lanjutnya, Tujuan iman kristen adalah kita percaya kepada Kristus agar diselamatkan, Apapun situasi yang menghalangi kita, itu tidak bisa memisahkan kita dari Kasih-Nya. Jika Dia mengasihi kita, mengapa dia membiarkan kita kesulitan, sakit penyakit dan penderitaan. Jawabannya adalah Tuhan sedang mengoreksi anda agar intropeksi diri. Dia sedang menguji dan melatih serta membentuk anda agar lebih baik dan kuat. Janganlah mengukur kasih Allah dengan ukuran materi.

“Apapun problem yang dihadapi, janganlah meragukan Kasih Tuhan, jika anda meragukan Kasih Tuhan maka anda meragukan kebangkitannya. Intinya satu, sesulit apapun kehidupan kita, Allah tetap mengasihi kita. Jika kita menjadi satu dalam kematian Kristus Yesus maka marilah kita menjadi satu juga dengan kebangkitannya melawan kematian.” jelasnya

Sementara Reynhard SP Silitonga selaku Ketua Oikumene menyampaikan bahwa, persitiwa Paskah merupakan sebuah salah satu sejarah penting bagi hidup kita.

“Dengan Paskah dosa kita dihapuskan dan kita kembali disucikan. Tuhan akan selalu menjamin hidup kita dan biarlah sekeliling kita menyaksikan kebaikan Tuhan dalam hidup kita”, Ujarnya.

Adapun pada kesempatanya Mentri Yasonna H. Laoly mengatakan, Tuhan selalu bersama kita, sudah selayaknya kita bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus. Sejak kita berjuang dalam pandemi covid-19 ini, pandemi tidak bisa memisahkan kita dari Kasih Tuhan.

“Kita bersyukur perayaan ini, kita memperingati Paskah pada Tahun ini bersama-sama. Kita terus Beraktivitas dalam kehidupan kita. Namun jangan lupa akan hal terpenting yaitu kerohanian. Billy Graham mengingatkan kepada kita, dosa adalah kekuatan nomer 2 di alam semesta ini. Hanya nomer 1 yang lebih besar daripada itu adalah Kasih Tuhan-lah yang lebih besar. Sola Gratia. Efesus 2 : 8-9 menyatakan bahwa Sebab karena kasih Tuhanlah engkau diselamatkan, bukan karena usahamu sendiri. Kita pergunakan kesempatan ini untuk merefleksikan rasa syukur kita telah menerima Kasih-Nya. Sebagai insan pengayoman, kita harus mampu sabar, mengampuni dan memaafkan terhadap sesama. Tuhan telah memberikan Anak-Nya agar kita terbebaskan dari dosa. Kita akan selalu mengingat betapa besar Kasih-Nya. Kita terus membangun persekutuan kita baik langsung maupun virtual. Marilah kita saling mendoakan sesama kita sekalipun untuk yang berbeda agama dan negara kita”, pungkasnya.

(red)

Banner IDwebhost Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan