Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Diagunkan di BPD Cabang Demak, SK PNS diduga hilang

Banner IDwebhost

Realita Jaya Sakti.Com, Demak – Sunoto seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan sebagai guru di salah satu SDN di Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak Jawa Tengah kehilangan SK PNS yang dijaminkan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng Cabang Demak kurang lebih selama delapan tahun dari tahun 2012 dengan jumlah pinjaman 100 jt selesai pada Bulan November 2020, berkaspun saya minta karena saya sudah memenuhi kewajiban dalam pelunasan hutang saya. Sunoto pun kaget mendengar keterangan dari salah satu staf BPD Jateng Cabang Demak yang menyampaikan, bahwa berkas SK PNS dan juga berkas pendukung lainnya tidak ada dan saya berupaya mencari di beberapa dokumen lain tetapi belum ketemu juga dan kami minta waktu dua minggu untuk mencari kembali” terang Sunoto pada awak media.

Setelah mengiyakan, dalam waktu yang diinginkan berkaspun belum ketemu juga hingga dari staf atau karyawan BPD Jateng Cabang Demak kembali meminta waktu lagi satu bulan juga diiyakan oleh Sunoto berkaspun belum ketemu juga, kembali meminta waktu sampai dua bulan tepatnya hari tanggal 26/02/2021 datang di rumah Sunoto dari staf atau karyawan BPD Jateng Cabang Demak menyampaikan bahwa berkas bapak belum juga di temukan, kembali meminta waktu lagi sampai Bulan April 2021, belum juga ditemukan, bahkan Bulan Juni 2021 pun sama tidak ada kejelasan kabar sempat sampai Bulan September, inilah yang menjadikan saya selaku debitur Bank Pemerintah Daerah merasa dipermainkan bahkan terkesan di ulur waktu dari pihak BPD Jateng Cabang Demak.

Sunoto juga menyampaikan keterangan dari staf BPD Jateng Cabang Demak, bahkan tempat arsip yang paling rahasia pun tak luput dari pencarian tetapi tetap tidak diketemukan berkas SK PNS tersebut” terang Sunoto selaku debitur.

Merasa capek mondar-mandir dan tidak ada kejelasan akhirnya saya datang dan kuasakan penuh kepada Budi Purnomo SH., MH dan rekan-rekan advokat yang tergabung pada MBP-Sidorejo LAW yang beralamatkan di Jl. Semarang-Purwodadi KM. 23 Sidorejo RT 04/05 Karangawen, Demak yang juga tergabung dalam organisasi FERARI (Federasi Advokat Republik Indonesia).

Baca Juga :   Tergiur Upah Gratis Konsumsi Sabu, Pengedar Narkoba Ditangkap Satresnarkoba Polresta Tangerang

Ketua DPC FERARI Kabupaten Demak angkat bicara terkait permasalahan hilangnya SK PNS yang dijaminkan klienya di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng Cabang Demak dalam upaya melakukan langkah-langkah menurut ketentuan hukum yang berlaku khusus dalam perkara antara kreditur dan debitur yang mana kliennya merasa dirugikan atas kecerobohan, keteledoran, kelalaian hilangnya berkas SK yang dijaminkan.

Dalam permasalahan ini adalah kelalaian bank jelas melanggar prinsip landasan utama keberadaan bank yaitu kepercayaan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam UU perbankan (UU No 10 tahun 1998) selain itu sebagai konsumen berdasarkan UU Perlindungan Konsumen (UU No.8 tahun 1998) akibat kerugian yang di alami Sunoto maka bank sebagai pelaku usaha wajib bertanggung jawab (Pasal 19 UU Perlindungan Konsumen)” jelas Budi.

Selain dalam peraturan perundang-undangan terkait tanggung jawab bank secara khusus terkait aset konsumen juga diatur dalam peraturan pada Pasal 25 Peraturan OJK No. 1/POJK.07/2013 Tentang Perlindungan Konsumen sektor jasa keuangan yang mengatakan bahwa, “Pelaku usaha jasa keuangan wajib menjaga keamanan simpanan dana atau aset konsumen yang berada dalam tanggung jawab pelaku usaha jasa keuangan.

Termasuk juga dalam ketentuan Pasal 29 POJK No. 1/2014 menyatakan bahwa, “Pelaku jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen yang timbul akibat kesalahan dan/atau kelalaian, pengurus, pegawai pelaku usaha jasa keuangan dan /pihak ketiga yang bekerja untuk kepentingan pelaku usaha jasa keuangan,” jelas Budi Purnomo.

Budi menyesalkan atas pernyataan dari pihak BPD Jateng Cabang Demak yang menyampaikan kepada debitur selaku klien kami untuk mencabut kuasa ,” jelas pernyataan tersebut kurang tepat disampaikan pada klien kami, harusnya itu tidak perlu disampaikan yang jelas menurut kami penyampaian seperti itu adalah melecehkan profesi Advokat karena Advokat juga sebagai penegak hukum yang bebas dan mandiri yang dijamin oleh hukum dan peraturan perundang-undangan yang ada,” jelas Budi Purnomo.

Budi Purnomo, SH., MH selaku kuasa hukum dari Sunoto menyampaikan bahwa terkait permasalahan hilangnya SK PNS serta beberapa berkas lain milik klien kami yang dijaminkan di BPD Jateng Cabang Demak “Saya selaku kuasa penuh dari Sunoto meminta segera dari jaminan tersebut dikembalikan aslinya karena itu hak dari debitur dan ini saya melihat ada kejanggalan, kelalaian, keteledoran juga kecerobohan dari pihak manajemen perbankan itu sendiri, sekelas BPD Jateng Cabang Demak harusnya dalam menyimpan dokumen serta administrasi manajemen hal terkait simpan dokumen harus benar-benar sudah menyesuaikan standart perbankan, karena itu merupakan dokumen penting dan ini saya kira ada ungsur kesengajaan dan kelalaian karena sampai saat ini belum ada upaya untuk mengganti kerugian.

Baca Juga :   Polisi Tangkap 2 Begal Berpistol Yang Melukai Penjual Nasi Kucing

Menyinggung apakah ini masuk perdata atau kah pidana Budi katakan, “Ya nanti kita lihat saja, karena disini kewajiban dari debitur sudah selesai dan terlunasi, kembali kewajiban kreditur pun harus mengembalikan yang menjadi kewajiban kreditur ke debitur karena dalam perjanjian sudah selesai dan yang saya ketahui klien kami selalu dijanjikan terkait pengembalian SK tapi hingga sekarang belum ada titik temu dan kami akan adukan juga ke OJK terkait permasalahan ini. Kami juga menunggu etikad baik dalam pertanggungjawabannya dari BPD Jateng Cabang Demak seperti apa yang jelas, kalau tidak ada itikad baik ya proses akan tetap kita jalankan,” terang Budi Purnomo SH., MH.

Terkait pernyataan yang disampaikan pihak karyawan BPD Jateng Cabang Demak kepada klien kami untuk mencabut kuasa, yang jelas kami akan mengambil langkah-langkah hukum yang berlaku, karena itu merupakan bentuk pelecehan serius terhadap profesi advokat karena advokat sendiri pasti bertindak untuk dan atas nama kliennya” terang Budi.

Hari Rabu tanggal 14/12/2021 sekira pukul 09:30 WIB team advokat MBP Sidorejo LAW Budi Purnomo SH., MH yang juga selaku Ketua DPC FERARI Kabupaten Demak mendatangi Kantor BPD Jateng Cabang Demak dan di terima Direktur, didampingi dari staf /karyawan , “Yang pada intinya dalam pertemuan tersebut belum membuahkan hasil baik dari kuasa hukum Sunoto maupun dari pihak BPD itu sendiri, pasalnya SK PNS belum diserahkan ke klien kami” terang Budi.

Dari keterangan Direktur BPD Jateng Cabang Demak inginnya bisa duduk bersama dan dari debitur sendiri bisa hadir dalam menyelesaikan permasalahan ini meskipun sudah ada dari kuasa hukum debitur dan menurut keterangan dari Dirut BPD Jateng Cabang Demak dalam acara pertemuan tersebut, “Kita sudah berupaya bahkan langkah dan terobosan untuk mengupayakan opsi-opsi pun sudah kami lakukan agar permasalahan ini cepat selesai dan terselesaikan, seperti upaya menerbitkan kembali dokumen yang hilang dengan memphoto copy SK PNS dan melegalisirnya” pungkas Woro selaku Dirut BPD dalam pertemuan siang itu di aula ruang rapat BPD Jateng Cabang Demak.

Baca Juga :   Inafis Ditreskrimum Polda Banten Melaksanakan Sidik Jari Tahanan Polda Banten

Saat dihubungi, Reya selaku kuasa hukum dari BPD Jateng Cabang Demak tidak merespon pertanyaan seorang awak media yang meminta statment soal adanya berita yang sudah viral di media sosial. ( Adi )

 

Editor : CH

Banner IDwebhost Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan